GEOGRAFI laporan penilitian bencana gempa bumi Yogyakarta 2006 PPT Edukatif

  -EXSYEZET- Mempresentasikan dari sebuah hasil penelitian kepada Audience merupakan sebuah kegiatan yang penting untuk melengkapi sebuah Hasil Laporan Penelitian. Presentasi ini seharusnya berfifat sederhanan dan mudah dipahami oleh para audien. Dalam contoh ini EXSYEZET.com memberikan sebuah laporan penilitian bencana gempa bumi di Yogyakarta 2006 yang di kemas dalam Power Point.

KETERANGAN PRESENTASI

Power Point 2010
Pengunaan Gambar
Penggunaan Teks Paragraf
Penggunaan Teks Inti (Point)
Animation
Translation
Trigger
Video 

1.    Abstrak

Gempa bumi yogyakarta mei 2006 adalah peristiwa gempa bumi tektonik kuat yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta Jateng pada 27 Mei 2006 ±pukul 05.55 WIB selama 57 detik. Gempa tersebut berkekuatan 5,9 skalarichter.

2.    Pendahuluan

    Gempa bumi tektonik adalah jenis gempa bumi yang disebabkan oleh pergeseran lempeng plat tektonik. Gempa ini terjadi karena besarnya tenaga yang dihasilkan akibat adanya tekanan antar lempang batuan. Gempa tektonik yang kuat sering terjadi di sekitar tapal batas lempengan-lempengan tektonik. Lempengan lempengan tektonik ini  selalu bergerak dan saling mendesak satu sama lain. Pergerakan lempengan-lempengan tektonik ini menyebabkan terjadinya penimbunan energi secara perlahan-lahan. Gempa tektonik kemudian terjadi karena adanya pelepasan energi yang telah lama tertimbun tersebut. Teori dari tectonic plate (lempeng tektonik) menjelaskan bahwa bumi terdiri dari beberapa lapisan batuan, sebagian besar area dari beberapa lapisan kerak itu akan hanyut dan mengapung di lapisan seperti salju. Contoh gempa tektonik ialah seperti yang terjadi di Yogyakarta Indonesia pada Sabtu, 27 Mei 2006 dini hari, pukul 05.55 WIB.

3.    Tujuan Penelitian


            informasi tentang gempa tektonik yang terjadi di Yogyakarta pada Sabtu 27 Mei 2006, baik penyebab dan akibat gempa, serta langkah-langkah melindungi diri saat terjadi gempa tersebut.

4.    Penyebab

adanya pergeseran sesar Opak yang membentang dari pesisir pantai Bantul hingga ke Prambanan sepanjang 40 km dengan arah 30⁰NE (Northeast—Timur Laut). Gempa tersebut mempunyai daya rusak yg cukup kuat karena beberapa faktor, yaitu antara lain kekuatan gempa, jenis gempa, dan kondisi tanah yg dilewati gempa. Kekuatan gempa di atas 5 SR sehingga termasuk gempa yang berskala kuat. Gempa ini juga tergolong “perusak” karena termasuk jenis gempa dangkal, yaitu hanya berkedalaman 17 km di bawah permukaan tanah. Padahal gempa yang aman yaitu gempa dalam atau berkedalaman lebih dari 30 km di bawah permukaan tanah. Selain itu, kondisi tanah di daerah Yogyakarta dan sekitarnya merupakan endapan vulkanik yang rapuh sehingga gempa di Yogyakarta ini mengakibatkan banyak kerusakan.

5.    Akibat Gempa

  • Timbul Korban Jiwa.
  • Rumah, gedung, jalan, pohon, kendaraan, dan semua yang ada di atas permukaan bumi menjadi porak poranda.
  • Ekonomi setempat menurun.
  • Terganggu tekanan jiwa korban bencana.

6.    langkah-langkah melindungi

1)    JANGAN PANIK

    Bila gempa bumi terjadi sedangkan anda berada di lantas atas dan berada dalam ketinggian tertentu, jangan panik dan jangan turun dengan menggunakan lift atau tangga darurat. Kenpa? Karena tangga darurat hanya diciptakan untuk menyelamatkan diri ketika evakuasi kebakaran. Oleh sebab itu, turun tangga ketika gempa bumi justru akan membahayakan nyawa kita karena struktur tangga yang diguncang gempa justru dikhawatirkan roboh dan menimpa orang-orang yang menuruni tangga.

2)    MENJAUH DARI BENDA MEMBAHAYAKAN

        Jauhkan diri anda dari hal-hal yang mudah pecah, benda berat yang membahayakan, seperti kaca jendela, rak, atau lemari kaca.

3)    MENUJU SUDUT RUANG

        Apabila tidak ada meja yang cukup kuat untuk dijadikan tempat bersembunyi, pergilah ke pojok ruangan. Hal ini berfungsi karena pojok ruangan biasanya struktur bangunannya dibuat jauh lebih kuat. Berjongkoklah di pojok ruangan dengan melindungi bagian tubuh seperti kepala dengan barang-barang tertentu seperti tas, atau buku besar agar ketika hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi petugas lebih mudah mengevakuasi diri kita.

4)    BERSEMBUNYI

        Ketika gempa terjadi, bersembunyilah di bawah meja yang memiliki struktur kuat. Hal ini bertujuan untuk melindungi tubuh dari timpaan benda keras yang terjadi akibat gempa bumi.

5)    TURUN KE LANTAI BAWAH

    Ketika gempa sudah mulai reda, segeralah turun ke lantai bawah untuk menghindari hal-hal lain yang lebih buruk atau menghindari kemungkinan gempa susulan yang lebih besar terjadi.

7.    Manfaat Penelitian

        Memahami bencana alam yang pernah terjadi di Indonesia. Untuk mengetahui segala hal yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Untuk memahami peristiwa tersebut sehingga dapat berwaspada jika terjadi peristiwa serupa.

Anda dapat me-Request presentasi Edukasi dan Interaktif sesuai bahan dan materi Anda secara GRATIS dengan mengisi form yang telah disediakan oleh EXSYEZET.com
Link Download :


Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "GEOGRAFI laporan penilitian bencana gempa bumi Yogyakarta 2006 PPT Edukatif"